Rabu, 20 April 2016

Finite Element Analisys (FEA) with Ansys 14.5 Structural
Tangki Timbun



Metode Finite Element telah lama digunaka didunia pendidikan maupun industry, methode ini berguna sebagai metode pendekatan untuk mengetahui karakteristis suatu hubungan struktur yaitu memecahkan partial differential equations dan persamaan integrasi lainnya yang dihasilkan dari hasil diskritisasi benda kontinum. metode ini dikenal cukup ampuh memecahkan struktur-struktur yang kompleks dalam analisis mekanika benda padat (solid mechanics) dan perpindahan panas (heat transfer). (Iriansyah Putra).

I. Pemodelan data spesifikasi.
Dalam metode analisa FEA kami menggunakan program ANSYS 14.5 dan dilakukan di Laboratorim pemodelan dan simulasi, Teknik Perkapalan - UHT, dengan data spesifikasi model tangki sebagai berikut.
Diameter tangki : 9073 mm
Tinggi : 7620 mm
Tebal Sheel : Sh 4, 5=10mm, Sh 2, 3=8mm, Sh 1=6
Diameter Pilar : 8 Inch
Ukuran penguat : L 50x50x5

gambar 1.

II. Meshing 
Meshing adalah pembagian sebuah benda menjadi beberapa bagian. Dalam Metode Elemen Hingga ini disebut dengan diskrititasi. Ini adalah hal inti dalam penelitian berbasis elemen hingga. Jika mesh jelek maka jangan pernah berharap hasil akan dekat dengan kebenaran.

gambar 2.

Input Gaya-gaya yang bekerja pada tangki timbun :
1. Gaya gravitasi
2. Pressure dari beban berat atap
3. hydrostatic pressure dr cairan
4. fixed support pada plat bottom

gambar 3.


III. Hasil analisis
Hasil analisa pemodelan dengan metode FEA menggunakan program Ansys 14.5.

Karakteristik dari structure konstruksi material dan sebaran panas (heat transfer )yang terjadi dapat dilihat pada hasil simulasi yang ditunjukan melalui gambar dibawah ini. Menunjukan bahwa dengan metode FEA Ansys 14.5 desain tersebut masih layak dan memenuhi kekuatan.

gambar 4.


gambar 5.


Call me : Rodlitul awwalin (+62) 81336452359